Surat Hizkia Naibaho Untuk Bapak, Ibu Guru & Teman-temannya




Kutuliskan surat ini melalui bapakku (Ayah)

Bapak dan Ibu Guruku yang terhormat, dan teman-temanku yang baik, hari ini memasuki 7 hari aku masih dalam situasi koma dan tak sadarkan diri, terbaring lemah tak berdaya.

Aku minta maaf karena telah membuat kalian menjadi khawatirn. Aku juga meminta maaf karena tidak bisa bersama kalian bercanda, berlari, bahkan membuat jengkel bapak ibu guru.

Pagi ini harusnya kita berbaris menghormat bendera merah - putih seraya menyanyikan lagu kebangsaan kita Indonesia Raya. Tapi kawanku, suatu hari pastilah aku akan kembali sekolah, bercanda, berlari, bermain bersama kalian, dan sesekali kita membuat jengkel bapa ibu guru kita.

Semoga doa kalian didengar oleh Tuhan Yang Maha Esa. Pesan saya kepada setiap kita, atau bagi siapapun agar kiranya kita selalu berhati-hati saat berkendara sepeda motor. Kalau bisa jgn naik motor ke sekolah. Sakit rasanya seperti yang Kualami selama ini. Semoga apa yang kualami seperti saat ini, tidak kalian alami ya.

Bapak dan Ibu Guru ku, maafkan saya ya kalau hari ini belum juga bisa mengikuti pelajaran di sekolah. Kupastikan saya akan hadir ketika aku sudah pulih nanti. Aku juga minta maaf ya Bapak Ibu Guru jika aku sedikit nakal.

Selamat Belajar ya teman-teman!

[Hizkia Naibaho dari Rumah Sakit H Jamil. 7 hari sudah aku dalam penantian, masih koma. Homat saya untuk Bapak dan Ibu Guru ku. Salam hangat buat kawan-kawanku]

Posting Komentar

0 Komentar